RUMAH PUISI PENUH CINTA

SEMOGA SALAM, SENYUM, CINTA DAN KEIKHLASAN SELALU BERBENIH DI RELUNG HATI KITA, AMINNN

Sabtu, 23 Mei 2009

DEMI RINDU

Saat berjalan dengan kerinduan
Tentang episode rindu begitu beku
Sehingga tak bisa dipecahkan
Teori-teori ilmiah dan empris
Sungguh rindu ini begitu kuat

Coba mempudar dan mengikis
Lembar-lembar Rindu namun rasa semakin memuncak
Seperti puncak gunung malaya dan seluas gurun sahara
Tak bisa diukur secara logika

Coba menoleh rasa pada versi lain
Tetap goretan dan kepekaan tak bisa ditukar dengan apapun
Kebimbingan dan kegilasahan pada sosok seseorang
Menghantui bayang-bayangan langkah jiwa

Wahai orang yang dirindukan
Pernah membayangkan dan merasakan
Getaran yang begitu dahsyat
Mungkinkah ini adalah takdir atau nasib bahwa rindu
Ini selalu di sanubari walaupun diujung bumi
Sehingga istikaqarah pun tak mampu menjawab semua

1 Komentar:

Blogger E.S mengatakan...

nice poem, i liked..kunjungin aku nalik yaa and follow my blog yaaa... thankiyuuu hrehehe :)http://ekobanget.blogspot.com

29 Maret 2010 pukul 21.09  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda